Cyberbullying Terhadap Kesehatan Mental Remaja
Bullying adalah salah satu perbuatan yang tidak baik yang dilakukan dengan sengaja dengan cara menyakiti seseorang secara berulang, baik secara fisik maupun mental.Bullying tidak hanya menyakiti hati korban, tapi hati orang lain seperti orangtua.
Ada beberapa jenis bullying antara lain:
- Fisik, contohnya: memukul, meludah, mendorong secara sengaja.
2.Verbal, contohnya: memanggil dengan panggilan yang tidak pantas, mengejek dan mengancam.
- Sosial, contohnya: menyebarkan gosip.
- Seksual, contohnya : menyebarkan foto yang tidak pantas secara agama dan moral
Cyberbullying adalah tindakan pembullyan yang terjadi di media sosial atau dunia maya. Kegiatan Cyberbullying yang dilakukan oleh remaja memiliki berbagai bentuk yang dilakukan antara lain :
- Mengirim pesan atau komentar yang bernada negatif, seperti menunjukan kebencian, merendahkan, mempermalukan seseorang.
- Menggunakan akun palsu media sosial palsu untuk menyebarkan pesan atau komentar yang bernada negatif.
- Menyebarkan informasi palsu (hoax) mengenai orang lain.
Adapun penyebab cyberbulling itu bisa terjadi antara lain :
- Anonimitas atau ketidakpedulian
- Keinginan untuk memuaskan diri sendiri
- Masalah pribadi atau emosi sendiri
- Kengaruh lingkungan
- Ketidaktahuan tentang dampaknya
Dampak cyberbullying bagi korban diantaranya:
- tidak percaya diri.
- stres atau depresi, bahkan bisa sampai bunuh diri.
Dampak cyberbullying bagi pelaku diantaranya:
- sulit menjalin hubungan sosial.
- dijauhi teman.
Ada beberapa cara yang dapat dilakukakan untuk mencegah cyberbullying:
- Meningkatkan kesadaran digital.
- Mengatur privasi akun.
- Tidak membalas perilaku negatif.
- Melaporkan kasus cyberbullying kepada pihak berwenang atau orang dewasa terpercaya.
- Mempromosikan lingkungan online yang positif dan membangun rasa percaya diri.
Nah loh masih mau melakukan cyberbullying? Jangan ya, nih ku kasih tips cara menghindari cyberbullying antara lain :
– Memilih teman sosial media berhati-hati,jangan asal asalan
– Atur privasi akun sosial media
-Jangan membalas komentar jahat/hujatan, jadi abaikan saja ya!
-Jangan sebarkan vidio pribadi kepada teman atau orang lain
-Mendukung korban cyberbullying, pelakunya jangan didukung!
-Membangun komunikasi kepada orang tua, Agar saat terkena cyberbullying bisa melaporan kepada orang tua
– Mendiskusikan bahaya cyberbullying secara rutin.
Kesimpulan: Kita harus bijak dalam bermedia sosial, karena ucapan dan tindakan memiliki dampak nyata.
“Tak seorang pun bisa membuatmu merasa rendah diri tanpa persetujuanmu”-Eleanor Roosevelnt.
Penulis :
- Evangelina Bianca Nafeesa
- Syahnaz Arzea Milan
- Syfa Nur Cahyani
- Izma Arsyifa Risty
- Alexandria Latifa Saputro


